Selamat Datang Di Portal Yayasan Universitas Islam Bandung
  • 1. Pra Jabatan Dosen yayasan Unisba 2. Pra jabatan pegawai Administrasi yayasan Unisba
  • 2. Pembayaran Infaq Kuliah Tetap Semester Genap 2015-2016, pada tanggal 21 Desember 2015 sd 1 Januari 2016
  • 3. Pembayaran Infaq Pengembangan Universitas (IPU), Infaq Sistim Kredit Semester (ISKS), Infaq Praktek dan Infaq Curi, pada tanggal 04 April sd 15 April 2016

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW pernah ditanya : bagaimana mendapatkan kebahagiaan (kelezatan) iman, Kemudian Rasulullah SAW, bersabda :"tsalatsun man kunna fiehi wajada halawatal iman (tiga hal seseorang di dalam hal tersebut akan mendapatkan halawatal iman) : 1. An Yakuna Allahhu wa Rasuluhu ahabba ilaihi mimma siwahuma (engkau menjadian (memposisikan) Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari siapapun/apapun; maknanya : seorang muslim dalam kehidupan di dunia ini selalu dan hanya mencintai Allah SWT dan Rasulullah SAW melebihi dari segala-galanya. sebagaimana : a. mendirikan shalat karena Allah dan tuntunan Rasulullah b. bershadaqah dab berzakat karena Allah c. menolong orang lain karena Allah d. mengajarkan ilmu kiarena Allah e. belajar untuk menambah ilmu karena Allah bagaimana kondisi dan situasi orang yang menjadapatkan halawatal iman. For example : 1. ketika Bilal ra. masuk Islam dan majikannya Umayyah tidak seyuju bahkan melarang bahkan menganiayanya dengan siksaan yang pedih, seperti dijemur dipadang pasir yang panas dan badannyaanya ditimbun oleh Batu besar di atas badannya, pada saat itu tidak ada kata yang keluar dari mulut Bilal kecuali kata "Ahad Ahad Ahad" berulang-ulang. Padaa detik-detik tersebut terasa sekali oleh Bilal dalam menyebutkan Ahad Ahad Ahad begitu nikmat (lezat), Bilal telah mendapatkan halawatal Iman. II. ketika kejadian seseorang akan diserempet Bis dan ada orang yang menarik badannya dan dirinya menjadi selamat, setelah itu dia mengucapkan "Alahmdulillah". ungkapan "Alhamdulillah" begitu nikmat meresap ke dalam hatinya. Mengungkapkan kata "Ahad Ahad" berulang kali akan terasa nikmat ketika dia mengalami seperti Bilal dan mengungkapkan kata "alhamdulillah" beitu lezat kalau memiliki kejadian yang sama. atau kejadian-kejadian yang lainnya yang menimbulkan kelezatan tersendiri dengan ungkapan memuji atau memahasucikan Allah SWT. untuk kelezatan yang kedua adalah next...

kedua "tidaklah dia mencintai seseorang kecuali karena Allah, dan tidak ada yang dicinbtainya melebihi selain Allah". persahabatan antar seorang muslim dengan muslim lainnya tidaklah berdasarkan karena materi, kesamaan hobi, kepentingan bersama seperi sama-sama duduk disuatu partai, organisasi atau ikatan lainnya, tetapi semua itu hanya didasarkan karena Allah SWT. seorang suami mencintai istrinya bukan karena kecantikannya, bukan karena turunannnya (nasabnya), bukan karena kekayaannya atau bukan karena kekuasaannya, semua itu tidak ada artiny karena seorang wanita tersebut memiliki tingkat keimanan yang kuat, berahlakul karimah, hidupnya sopan dan selalu baik dalam pergaulann. itulah pilihannya mencintai karena Allah SWT.